Categories: PilpresPolitik

Danny: 3 Hal Orang Pilih Jokowi, Cinta, Cerdas, dan Takut Pemimpin Tidak Cinta Rakyat

WAHANA INFOTA– Makassar, – Sebanyak 15 ribu warga Makassar hadir pada gelaran silaturahmi Akbar Calon Presiden Jokowi di CCC Makassar, (22/12/18).

Danny Pomanto yang menjadi ketua panitia kegiatan ini menyebut hadirnya begitu banyak massa di tempat tersebut karena 3 alasan. Yakni, Rasa cinta ke Jokowi, karena Cerdas (kecerdasan), dan rasa takut pemimpin kedepan tidak cinta rakyat.

“Hadirnya kami di sini karena cinta, cinta kami kepada Jokowi, rakyat cinta pemimpinnya. Yang kedua karena cerdas, kecerdasanlah yang membuat Pilkada Makassar kemarin sehingga rakyat menjadi pemenang. Dan yang ketiga karena kami takut jika pemimpin kedepan tidak cinta lagi kepada rakyatnya,” kata Danny yang juga wali kota Makassar ini dalam orasinya yang penuh antusias.

Danny juga menyampaikan salah satu kecerdasan demokrasi warga Makassar adalah tidak percaya hoax, berita fitnah, dan segala bentuk kebohongan. Jokowi sudah memberi banyak kebaikan di negeri ini. Kata Danny, di zaman Jokowilah warga desa bisa sejahterah melalui dana desa. Sekarang juga telah dicanangkan kucuran anggaraan kelurahan untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk ketua-ketua RT/RW.

Selain Capres Jokowi, hadir juga Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Erick Thohir, dan Nurdin Abdullah yang juga gubernur Sulawesi Selatan.

Sementara itu Jokowi mengucapkan rasa bangganya dengan warga Sulsel khususnya Makassar. Pada Pilpres 2014 lalu perolehan suara untuk Jokowi-JK mencapai 70 persen dukungan.

“Mestinya di Pilpres 2019 ini dukungan kita lebih dari itu, di atas 70 persen. Insya Allah, di sini bersama kita dua pemimpin terbaik, ada Pak Danny dan ada juga Pak Prof Nurdin Abdullah bisalah kita di atas angka 70 persen. Kalau di Makassar saya yakin bisa,” sebut Jokowi.

Tak lupa Jokowi kembali mengingatkan agar masyarakat yang hadir menyampaikan kebenaran. Ia memaklumi di musim Pilpres akan bagitu banyak fitnah yang muncul.

“Di antara fitnah yang muncul saya disebut anggota PKI. PKI itu dibubarkan tahun 1965, saya lahir 1961 artinya umur saya baru 4 tahun, mana ada PKI balita,” jelas Jokowi.

Ia juga memperlihatkan foto orasi DN Aidit yang disebut-sebut dihadiri Jokowi. “Ini orasi DN Aidit 1955, bagaimana mungkin saya hadir lahir saja belum. Tapi entah gimana caranya seolah-olah ada foto saya seperti hadir di situ,” katanya lagi.

Ada juga yang menyebutnya sebagai pembenci Islam tidak jelas asal usulnya dan antek asing. Jokowi pun menantang agar mereka bertabayyun.

“Gampang dicek, silahkan tanya mesjid dekat rumah saya, dekat rumah orang tua saya, tanya mereka. Saya dikatakan antek asing gimana mungkin, blok Mahakam yang lama dikuasai Francis dan Jepang kini kita kuasai 100 persen. Blok Rokan milik Amerika juga kita telah ambil 100 persen, kini milik pertamina. Freeport juga yang dikuasai Amerika yang selama ini hanya kita diberi 9 persen kini sudah kita pegang secara prioritas sebesar 51 persen, siapa sebenarnya antek asing?” Katanya.

Hal inilah yang menurutnya perlu diberi pemahaman kepada masyarakat. Menurut Jokowi fitnah yang dialamatkan kepada dirinya itu dipercaya 9 juta penduduk Indonesia. Hal ini sangat berbahaya jika masyarakat tidak diberitahu kebenarannya. (*SN)

redaksi2

Recent Posts

  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

2 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

2 minggu ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

4 minggu ago
  • Nasional

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…

4 minggu ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

4 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Semarak PPKn Diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026

MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…

2 bulan ago