oleh

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR – Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat Mahasiswa yang diselenggarakan oleh BPDP.

Riset ini mengembangkan sistem penghantaran antioksidan dari sawit dalam bentuk 3D sublingual scaffold bernama PHY-3DSCELS sebagai alternatif terapi yang lebih aman bagi ibu hamil dan janin.

Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai tekanan darah tinggi dan menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu hamil di dunia. Sayangnya, terapi yang tersedia saat ini masih memiliki keterbatasan dan berisiko menimbulkan efek samping pada janin.

Melalui riset ini, tim yang terdiri atas Nun Salsabila Maddeppungeng, Brigita Candra Tika, Utari Taqiyyah Abdullah, Muh. Abid, dan Muhammad Idris di bawah bimbingan Prof. Andi Dian Permana memanfaatkan β-karoten dan tokotrienol dari minyak sawit sebagai antioksidan alami untuk membantu mengurangi stres oksidatif penyebab preeklamsia.

“Inovasi kami dibuat agar senyawa aktif dari sawit dapat lebih mudah diserap tubuh dan bekerja lebih optimal,” ujar ketua tim, Nun Salsabila Maddeppungeng.

Menariknya, sistem penghantaran ini juga memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai bahan pembentuk scaffold atau kerangka 3D penghantar obat. Dengan teknologi ini, senyawa aktif dapat dilepaskan secara perlahan melalui rute sublingual sehingga penyerapannya lebih efektif dibanding penggunaan oral biasa.

Tak hanya menghadirkan inovasi di bidang kesehatan ibu hamil, riset ini juga mendukung pemanfaatan limbah sawit menjadi produk bernilai tinggi di bidang farmasi.

“Melalui penelitian ini, kami ingin menunjukkan bahwa sawit Indonesia memiliki potensi besar tidak hanya di sektor ekonomi, tetapi juga sebagai sumber pengembangan terapi kesehatan yang inovatif,” tutup Muh. Abid, anggota tim peneliti.(*)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed