WAHANA INFOTA, Ambon — Sebuah video yang sedang viral menunjukkan aksi tidak terpuji oleh ‘Oknum’ aparat yang kembali terjadi. Hal ini terkait pemukulan terhadap 2 (dua) anggota Sat Lantas Polresta Ambon yang dilakukan oleh oknum yang saat itu menggunakan pakaian dinas TNI.
2 Korban pemukulan ini yaitu Bripka Novie Sarioa, dan Bripka Zulkarnain Lou yang kala itu sedang bertugas di tempat kejadian perkara.
Menurut keterangan yang dihimpun, kejadian yang terjadi tepat di depan pos Mutiara Mardika, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon itu bermula saat Bripka Novie Sarioa dan Bripka Zulkarnai Lou sementara melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas di depan Pos Mutiara, kemudian melintas 1 (satu) kendaraan roda dua jenis KLX tanpa TNKB bagian belakang yang dikendarai oleh orang yang tidak diketahui identitasnya, melihat hal tersebut Bripka Novie Sarioa memberhentikan kendaraan roda dua tersebut dan menanyakan kelengkapan surat berupa SIM dan STNK kepada pengendara dimaksud dan pengendara tersebut menjawab bahwa surat kelengkapan kendaraan berupa SIM dan STNK tidak ada karena sementara berada di salah satu temannya.
Olehnya kedua petugas Satlantas tersebut kemudain mendorong kendaraan roda dua tersebut ke Pos Mutiara dengan tujuan untuk mengamankan kendaraan tersebut.
Sementara pengendara kendaraan yang ditahan itu, kemudian menghubungi salah satu rekannya melalui via telepon seluler, selang beberapa saat kemudian datang seorang laki-laki dengan menggunakan pakaian dinas TNI dan langsung mengeluarkan kata kasar dan langsung mendorong serta melakukan pemukulan terhadap Bripka Novie Sarioa.
Karena melihat hal tersebut Bripka Zupkarnai Lou hendak melerai pemukulan tersebut akan tetapi anggota TNI dimaksud kembali melakukan pemukulan terhadap Bripka Zulkarnain Lou.
Selanjutnya datang seorang laki-laki dengan menggunakan pakaian setengah dinas TNI kemudian melerai pemukulan tersebut dan selanjutnya anggota TNI yang melakukan pemukulan tersebut langsung meninggalkan lokasi Pos Mutiara dengan membawa motor KLX dimaksud.
Setalah dilakukan pengecekan anggota yang melakukan pemukulan terhadap anggota sat lantas Polresta Ambon yakni PRATU BILLY KAKISINA dan bertugas di Provos Kodam XVI Pattimura.
Persoalan tersebut akhirnya menemui titik damai, setelah pihak dari kedua institusi, yakni perwakilan satuan TNI terkait dan Polri dari pihak polantas saling bertemu dan membahas terkait kejadian tersebut.
Meskipun, telah didamaikan dan saling memohon maaf atas kesalahan yang terjadi, namun, oknum yang terlibat dalam keributan ini tetap akan diperiksa oleh satuan masing-masing dan diberi sanksi jikalau memang terdapat pelanggaran dari hasil pemeriksaan tersebut. (*)
Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…
Mungkin, sering tak kita sadari, kata 'Pulang' kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 Universitas…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Pelaksanaan program donor darah yang digalakkan oleh Komunitas Passapeda (KOMPAS) Biringkanaya, akan kembali diadakan pada bulan…
WAHANAINFOTA, - secara resmi menutup rangkaian kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026 pada Ahad, 12 April 2026,…
MAKASSAR, - Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menyelenggarakan kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode…