Categories: Nasional

Perjalanan Mencari Ilmu Di Kota Daeng

Oleh : Haikal Ahmad

Siswa Kelas XII SMA Al Bayan Makassar

 

PERJALANAN MENCARI ILMU DI KOTA DAENG

 

Halooo…

Salah satu pulau paling bawah dari peta wilayah Indonesia, terdapat sebuah kota yang dinamai “Kota Pancasila”. Ada seorang anak yang sedang bermain sepak bola, badanya pendek namun berisi dengan kulit kecoklatan. Anak tersebut akrab disapa oleh teman-temannya dengan panggilan “Haikal”. Yaah anak itu ialah saya, Haikal Ahmad. Saya anak ke dua dari lima bersaudara, lahir dari sepasang kekasih yang sederhana, saling mengisi dan mengasihi. Aktivitas keseharian ibu disibukkan dengan mengurus rumah dan segala isinya, termasuk saya. Sedang ayah menggais rezeki dengan mengelolah tanah di kampung.

Barangkali itu perkenalan singkat dari saya

 

Yahhh..

 

Suatu hari, ketika aku sedang berbincang dengan saudara-saudaraku. Tak sengaja aku mendengar kedua orang tuaku sedang membicarakan jenjang pendidikanku. Hatiku berkecamuk, dimanakah aku akan disekolahkan? apakah di tempat kelahiranku atau tempat nan jauh di luar sana, tanah kelahiran orang lain?

Hasil akhir dari percakapan suci itu, aku harus merantau merasakan dinamika intelektual di tanah seberang. Tidak lama kemudian, orangtua ku menanyakan kesediaanku. Aku menjawab “yahh” sambil mengusir semua keragu-raguanku.

 

Mengapa aku menuruti kemauan kedua kekasih itu? Menurutku itu adalah jalan dan kesempatan terbaik karena aku juga ingin mencoba sesuatu yang baru.

Aku akan berlabuh di sebuah pulau unik berbentuk huruf “K”, pulau tersebut bernama Sulawesi. Aku di tempat kan di kota Makassar atau biasa disebut dengan “Kota Daeng”, bagian selatan dari pulau Sulawesi. Aku diantar bapakku menaiki kapal menuju tempat tersebut.

 

Saat aku hendak berangkat, aku tercengang ketika sampai di pelabuhan  melihat kapal begitu besar. Tak pernah tebayangkan aku akan menaikinya. Biasalah, orang desa nggak pernah lihat gituan.

 

Setelah kapal bersandar di pelabukan kota, kami bergegas ke rumah keluarga di Kabupaten Pangkep untuk bersilaturahmi dan beristirahat. Barulah keesokan harinya menuju ke tujuanku yang sebenarnya, Pondok Pesantren Hidayatullah Makassar.

 

Ketika aku telah sampai, dengan penuh semangat bapakku menuju ruang administrasi mendaftarkan namaku sebagai calon santri. Setelah melengkapi pensayaratan dan penyeleksian, dari ruang itu juga aku menerima berita kelulusanku. Kami lantas diarahkan menunggu sepekan baru kembali masuk ke pondok dengan status sebagai santri.

 

Karena durasi waktunya cukup lama, aku dan bapak bergesas kembali ke rumah membawa berita bahagia.

Tibalah waktunya, aku memasuki pondok dan menjalani PENTAS (pekan ta’aruf santri) yang berlangsung satu pekan. Selama PENTAS, banyak peristiwa unik. Beberapa santri telihat riang gembira, sebagian lainnya tampak murung, galau merindukan orantua dan kehangatan keluarga. Begitupun denganku, bahagia bercampur rindu.

 

Yahhh…

 

Anak yang diantar oleh Bapaknya beberapa tahun lalu itu telah hampir menyelesaikan pendidikannya. Sekarang aku sudah kelas tiga SMA, telah banyak suka dan duka menumpuk di sini. Aku akan merindukan semua kenangan itu nantinya. Banyak pelajaran hidup dan pendewasaan diri yang aku peroleh baik dengan teman-teman, utamanya dari para guru atau Ustad.

 

Selepas dari sini, aku akan menghadapi wahana hidup baru dan menuju jenjang yang lebih menantang. Karena aku tahu, selama masih hidup akan ada ujian-ujian dari yang Maha Pengasih dan Maha Penyanyang sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Rasulku, Muhammad SAW.

 

“وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ ١٥٥

Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar”

 

SEE YOU

Wahana Infota

Recent Posts

  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

19 jam ago
  • Nasional

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…

1 hari ago
  • MAKASSAR TA'

Semarak PPKn Diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026

MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…

3 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Terpilih sebagai Ketua Umum HMPS PAP FIS-H UNM Periode 2026–2027, Ini Visi Ari Razak

MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…

3 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Pojok Antero : Segelas Kopi Untuk Peradaban

Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…

4 minggu ago
  • Nasional

Pojok Antero : Pulang

Mungkin, sering tak kita sadari, kata 'Pulang' kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan…

4 minggu ago