PALOPO, – Mal city market Palopo menghadirkan wahana misteri rumah hantu “Batitong”, kisah Urban yang melagenda.
Kisah yang menyeramkan ini diangkat dari cerita nyata masyarakat.
Batitong dapat masyarakat saksikan di lantai I Mal City Market di Jl. Dr Ratulangi, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Putri Ekowisata Sulsel 2022, Abigail Gresela Pasande mengatakan pembukaan rumah gantu di mal xity market Palopo berlangsung hari ini, Jumat 29 September 2023 mulai pukul 14.00 hingga pukul 21.30 wita.
Abigail mengatakan wahana rumah hantu di mal city market Palopo ini berakhir sampai Minggu 29 Oktober 2023.
“Yuk datang dan saksikan ramai-ramai ke rumah hantu ‘Pok-pok’. Pokoknya menjanjikan pengalaman live horror terseram yang pernah ada loh,” kata Abi, Jumat (209/9/2023).
Abigail pun menantang para millenial uji nyali.
“Yuk uji Nyali. Yang millenial pada berani gak uji nyali? ,” tantang Abigail.
Sebagai informasi, harga tiket open Gate Pukul 13.00 –22.00 WIT,
tiket Masuk di Bandrol Harga Rp. 30.000 weekday dan Rp. 35.000 weekend yang diprediksi akan penuh sesak dan ramai pengunjung.
Selengkapnya, Follow Instagram :
@ind_.go
@rumah_hantu.entertainment. (**)
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…
MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…
Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…