WAHANA – INFOTA – Karantina Tahfizh Nasional (KTN) Darul Istiqamah Angkatan Ke-7 diikuti oleh peserta dari Kota New York, Amerika Serikat.
Peserta tersebut Shakeel Abid Ali, Ia tidak lain adalah putra ke-5 dari Imam Shamsi Ali yang merupakan Imam Besar Masjid New York, Amerika Serikat.
Untuk mengikuti program ini, Ia diantar khusus secara langsung dari Amerika ke Wisma Istiqamah Taeng, Gowa. Shakel mengaku mengikuti program ini dengan semangat.
“Saya datang ke Indonesia untuk hafal Quran. Tentu sangat bersemangat untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Menjadi Hafiz Qur’an,” sebutnya, Kamis (12/9/19).
Untuk ikut program ini, karena harus dikarantina selama satu bulan, Shakel telah mendapat izin dari pihak sekolah tempatnya menempuh pendidikan formal saat ini.
Ia mengakui, salah satu pendorong mengikuti program ini adalah sempat merasakan nikmatnya menghafal Qur’an di Pesantren Nusantara Madani di Connecticut.
Pesantren pertama di bumi Amerika. Ia mengikuti program Summer Camp Juli-Agustus yang lalu.(*Sn)
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…