WAHANA INFOTA, GOWA — Kegiatan pelatihan pengolahan jamur tiram sebagai bahan pangan bertempat di Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 10-13 Juli 2021. Kegiatan ini digagas oleh Program Kemitraan Masyarakat bekerjasama dengan Jurusan Biologi MIPA Universitas Negeri Makassar yang diketuai oleh Prof. Ir. Halifah Pagarra, M.Si., Ph.D bersama Hartati, S.Si., M.Si., Ph.D. dan Dr. Abd. Muis , M.Si.
Budidaya jamur tiram sudah dibudidayakan oleh masyarakat di Desa Sokkolia Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa terbatas pada sayur dan keripik jamur tiram. Oleh karena itu perlu dilakukan diversifikasi pengolahan jamur tiram kemasyarakat sebagai potensi lokal di Kabupaten Gowa dengan menambah nilai ekonomi melalui pengolahan jamur tiram mejnadi berbagai produk yang bernilai ekonomi dan tahan lama.
Salah satu pemateri dari Jurusan Biologi Ibu Hartati, PhD mengungkapkan “Masyarakat belum mengetahui tentang teknologi tepat guna untuk mengolah jamur tiram dalam berbagai jenis olahan sehingga dapat bertahan lama dan bernilai gizi tinggi sebagai sumber protein berbasis nabati berperan sebagai bahan pangan. Begitupula mereka belum mengetahui bagaimana jamur tiram dapat di olah dalam berbagai jenis produk atau diversifikasi pengolahan yang brernilai ekonomi sehingga dapat menambah pendapatan keluarga”.
Pelatihan diawali dengan mentransfer pengetahuan kepada peserta mengenai bahan baku yang baik untuk berbagai produk hasil panen budidaya jamur tiram, produk diversifikasi pengolahan jamur tiram, jenis-jenis produk yang akan dipraktekan dalam kegiatan.
Pemateri lain, Ibu Halifah Pagarra menyampaikan “Materi inti yang dipraktekan dalam pelatihan adalah pembuatan otak-otak jamur tiram dan nugget jamur tiram . Peragaan dan demonstrasi pembuatan produk jamur tiram dilakukan bersama dengan peserta pelatihan. Peserta antusias dan berperan aktif dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan pembuatan produk olahan jamur tiram diskusi mengenai proses pelatihan dan produk yang telah dibuat dalam kegiatan ini (evaluasi) dan seluruh peserta mencicipi produk yang dibuat”.
Adapun hasil yang ingin dicapai pada pelatihan ini agar pengolahan hasil budidaya jamur tiram dapat meningkatkan nilai tambah produk jamur tiram dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu dan remaja Desa Sokkolia Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. (**)
Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…
Mungkin, sering tak kita sadari, kata 'Pulang' kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 Universitas…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Pelaksanaan program donor darah yang digalakkan oleh Komunitas Passapeda (KOMPAS) Biringkanaya, akan kembali diadakan pada bulan…
WAHANAINFOTA, - secara resmi menutup rangkaian kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026 pada Ahad, 12 April 2026,…
MAKASSAR, - Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menyelenggarakan kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode…