WAHANA INFOTA, MAKASSAR – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Maros menginisiasi hadirnya kerjasama antara pengelola Pusat Oleh-oleh Maros Kereen Dekra Mart dengan seluruh Asosiasi Penggiat Pariwisata Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pertemuan yang dihadiri oleh DPD ASITA Sulsel, DPD ASTINDO, Sulsel, DPD HPI Sulsel, DPD Masata Sulsel dan DPD ASPPI Sulsel. Selain itu, DPD GENPI Sulsel dan DPD GIPI Sulsel pun itu dalam kerjasama yang dilakukan pada hari Kamis (24/2/2022), kemarin
Dengan bertujuan mengajak seluruh Asosiasi penggiat Pariwisata untuk berkunjung ke Dekra Mart Pusat Oleh – oleh Maros Kereen, Sekjend DPP Masyarakat Sadar Wisata (MASATA), A. Aswan mengatakan bahwa pusat oleh-oleh Maros Kereen jika ingin berkembang dan berkelanjutan sebaiknya jangan hanya dijadikan tempat persinggahan saja.
“Tetapi, bagaimana kemudian kita punya inovasi dan strategi khusus untuk menjadikan Dekra Mart Pusat Oleh oleh Maros Kereen sebagai tempat tujuan destinasi sebagaimana strategi yang dilakukan oleh Krisna Bali sebagai Pusat oleh oleh Bali”, terang A. Aswan yang sekaligus juga adalah koordinator Pendampingan Desa Wisata Sulsel.
Sementara, ketua DPD ASTINDO Sulsel, Nurhayat menyampaikan bahwa Dekra Mart sesungguhnya sudah sangat representatif sebagai Tempat Pusat Oleh Oleh Maros untuk dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun domestik.
“Mengapa?, karena Maros adalah menjadi satu satunya pilihan oleh wisatawan untuk dikunjungi dikarenakan oleh faktor aksesbilitas yang relatif sangat dekat dari bandara apalagi bandara sudah berada di Maros”, jelas dia.
Bahkan, Ketua DPD GIPI Sulsel, Suhardi menegaskan, GIPI Sulsel yang memiliki sekitar 80 Bus Pariwisata bersama dengan beberapa komunitas bus Pariwisata di Sulsel lainnya sangat tertarik dengan adanya Dekra Mart Pusat oleh oleh Maros. Karena, dirinya menilai selama ini ketika para tamu ingin membeli oleh oleh maka mereka dibawa ke Jalan Somba Opu Makassar. Sehingga kata dia, dengan hadirnya Dekra Mart Pusat oleh oleh Maros maka pilihan untuk membawa wisatawan sudah ada di Maros tanpa harus ke Makassar,
Disisi lain, perwakilan DPD ASITA Sulsel Mars Agung Afiat memberi masukan bahwa produk produk di jual di Dekra Mart Pusat Oleh oleh Maros harusnya variatif dan banyak pilihan kalau perlu, lanjut dia, jika produk kopi bisa menghadirkan beberapa produk dari daerah lain sebagai pembanding dan alternatif pilihan oleh tamu-tamu dari produk KOPI MALLAWA sebagai Khas di Kabupaten ini.
Dengan demikian, Bupati Maros yang juga turut hadir meski kesannya memberi surprise kepada seluruh pihak yang ada dalam forum diskusi tersebut.
Dirinya mengharapkan agar mampu menghadirkan kolaborasi dan sinergitas untuk seluruh penggiat Pariwisata di Sulsel, karena dengan cara itulah maka Pariwisata khusunya di Kabupaten Maros dapat berkembang dengan baik.
“Sebagai mana yang kita harapkan, tentunya untuk pengelola Dekra Mart diharapkan harus mampu berinovasi dan berkreasi dengan baik terkait penentuan harga yang terjangkau, atraksi seni dan budaya, serta service kepada Mitra, khususnya kepada sopir dan gaet yg bertugas membawa para wisatawan”, harap Bupati Maros, H.A.S Chaidir Syam.(**)













Leave a Reply