oleh

Gradasi Sumsel Gelar Literasi Digital Di Kampoeng Digital Talang Jawa

WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Generasi Digital Indonesia atau Digital Sumsel mengadakan Kegiatan Literasi Digital Bertajuk “Pendampingan Dan Pemberdayaan Pandu Digital Indonesia Dalam Transformasi Digital Di Masyarakat”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Talang Jawa Kamis pagi (10/6).

Hadir dalam acara literasi tersebut Perwakilan Kominfo RI Bambang Trisantoso, S.SN, Ketum DPP Gradasi M Sidik Kaimuddin Tomsio S.H atau yang akrab dipanggil Bang Oni, Perwakilan Disdik OKU Andi Mulya Bakti, SE, Waketum Tiga DPP Gradasi Dr. Ode Abdurachman, Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten OKU Ermuni Sairumin, SPT, M.Si, Ketua DPW Gradasi Sumsel Heri Safrizal, S.KM, Ketua DPD Gradasi OKU Dedy Erwansyah, STP, Pengurus DPW Gradasi Sumsel dan OKU, Camat Baturaja Timur Heryamin, S. Ag, SP, M.Si Lurah Talang JawaAnggut Hidayat, S.STP, Ketua Pengelola Kampung Digital Gradasi Talang Jawa Suryadi, Ibu-Ibu Talang Jawa pemilik UMKM, Mahasiswa UNBARA dan para tamu undangan lainnya.

Dalam laporan kegiatannya, Ketua Pengelola Kampung Gradasi Talang Jawa Suryadi mengapreasi Gradasi Sumsel dan OKU yang telah berusaha mensukseskan kegiatan literasi digital tanpa pamrih dan kenal lelah dengan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Perindustri dan UKM dan Dinas lainnya.”Mohon dibina kami ini dalam hal digitalisasi usaha, terutama untuk pemasaran secara digital Hasil UMKM Ibu-Ibu Talang Jawa ini.

Pemasaran secara digital nanti bisa dibantu oleh Pak Heri dari Gradasi Sumsel dan Gradasi OKU,” ujarnya singkat

Jangan Baca Ini jika Anda belum Siap Kaya Raya

Melalui Kata Sambutannya, Lurah Talang Jawa, Anggut Hidayat bersyukur dapat berkumpul bersama secara harmonis dalam acara literasi digital yang diselenggarakan oleh Gradasi Sumsel dan OKU.

“Gradasi merupakan penunjang ekonomi melalui medsos. Sudah beberapa tahun ini kita sadari banyak kekurangan dan kendala pasca pandemi Covid-19. Mudah-mudahan dengan pendampingan Gradasi melalui Pandu Digital bisa kembali bangkit dan meningkat. Di Talang Jawa ini ada dua kampung kuliner, dua tahun ini tidak aktif lagi dikarenakan Pandemi. Padahal melalui jajanan yang ada di Kampung Kuliner bisa menjadi tongkrongan kuoiner anak muda sehingga bisa.menjadi peningkatan ekonomi. Oleh karena itu lah melalui Gradasi, diharapkan perekonomian di Talang Jawa ini bisa semakin pulih terutama ibu-ibu bisa menggunakan medsos untuk meningkat ekonomi mereka,” harapnya.

Dalam Kata Sambutannya Camat Baturaja Barat Heryamin, S. Ag, S.P, M.Si mengatakan digitalisasi sebelumnya sudah pernah ada beberapa tahun lalu saat wifi masuk desa, termasuk juga program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga. “Namun baru inilah sejak saya bertugas 7 tahun lalu ada kegiatan digital benar-benar langsung yang langsung dilaksanakan Gradasi melalui Pandu Digitalnya, berpusat di Gang Marcopolo RT. 04 RW.02 Kelurahan Talang Jawa. Hasil UMKM di Talang Jawa ini sudah pernah saya bawa ke pameran pembangunan di Kabupaten, Baturaja Expo hingga Provinsi.

Dalam kegiatan literasi digital ini, ada tiga kegiatan literasi harap diikuti karena penting kedepannya. Produk utama di Talang Jawa ini seperti Kerupuk Tulang Ikan Gabus yang tinggi Kalsiumnya, sudah yang pasarkan dalam pameran tingkat provinsi, banyak ibu-ibu dari Palembang dan Kabupaten lain yang memesan. Kegiatan hari ini penting terutama dengan adanya Pandu Digital dalam pemberdayaan UMKM,” ujarnya.

Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM OKU melalui Kabid Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Ermuni Saurimin, SPT, M.Si mengatakanPandu Digital berkolaborasi Kominfo dan dinas lainnya bisa terwujud Kabupaten OKU sukses digital.

Pak Heri bersama rekan-rekannya cukup aktif, kreatif dan lincah sehingga berhasil mendapatkan Gradasi. “Digitalisasi melibatkan semua segmen. Di Talang Jawa fokus pada UMKM yang memiliki usaha dan produk, kuliner untuk Talang Jawa. Sebelumnya selama 4 dekade pemasaran retail dikuasai perusahaan raksasa. Tapi mereka kolaps sebab mereka kala bersaing.

Berdasarkan data dari FB, pelaku UMKM dikuasai ibu-ibu. 70% Penilaian dari statistik sama. Penilaian kami lebih dari 70%. Mereka sporadis dan amatiran tapi berhasil mengalahkan perusahaan raksasa itu. Hal ini menjadi perhatian Presiden RI untuk pemulihan ekonomi nasional dengan mengucurkan dana untuk membantu usaha mikro.

Di Kabupaten OKU kami mengusulkan 34 ribu UMKM yang harus dibantu, 70 % ibu-ibu, banyak online shop. Mereka sudah bergerak pemasaran melalui online melalui market place, FB, WA masih terbatas belum bisa pasar global. Kepada Gradasi, dari kader-kader Kampung Digital bisa menumbus pasar global seperti ; lazada, Shopee, Tokopedia dan lainnya. Tolong Gradasi OKU diarahkan mereka ini. Mereka bisa memasarkan produk yang tidak bisa diterima pasar retail. Sudah ada UMKM yang kerjasama dengan toko-toko besar namun masih lokal. Semoga produk UMKM OKU bisa mendunia. Nantinya kita juga bisa saling berbagi informasi membina mereka. UMKM OKU bisa survive di market place dunia. Tolong diarahkan,” jabarnya.

Ketum DPP Gradasi M Sidik Kaimuddin Tomsio atau yang akrab dipanggil Bang Onim mengungkapkan Gradasi sudah ada di 30 Provinsi di Indonesia, cikal bakalnya termasuk dari OKU juga.”Saya Kedua kalinya datang ke kota Baturaja. Gradasi baru didirikan dua tahun lalu, Berkolabarasi dengan berbagai instansi dan memanfaatkan SDM yang ada guna memajukan digitalisasi untuk usaha,” ungkapnya.

Dalam Kata sambutan Kominfo RI Koordinator Pemberdayaan Komunitas TIK dan Ketua Pandu Digital, Bambang Trisantoso,S.SN mengatakan tidak akan Gradasi bisa menjadi massif dan sukses tanpa didukung oleh Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan dan desa. “Terima kasih atas dukungannya. Program baru Kami Pandu Digital 2019, 10 ribu terbentuk di IndonesiaSektor UMKM, Pendidikan, Pariwisata, dan lainnya. Ada tiga tingkatan badge Pandu Digital yakni merah, biru dan hitam. Untuk tingkatan ada Purwa, utama Madya. Kami akan menyurati Pemda Kabupaten dan Kota supaya Gradasi bisa massif seluruh kabupaten dan kota guna mengajari dan mengenalkan pada sisi teknologinya terutama digitalisasi,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita usaha UMKM Talang Jawa oleh Perwakilan Kominfo RI didampingi Pengurus Gradasi dan tamu undangan lainnya. Lalu dilanjutkan dengan pemberian literasi digital berupa tiga materi dari Pandu Digital Bagus Suparjiyono, S.Pd, Ervin Mardalena, SE, M.Si dan Noviansyah, SE, M.Si. (**)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed