MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di Villa Vira, Malino, resmi menetapkan Ari Razak sebagai Formatur Ketua Umum HMPS PAP FIS-H UNM periode 2026–2027. Forum ini menjadi momentum penting dalam memastikan arah regenerasi organisasi yang lebih terstruktur dan berorientasi pada penguatan kualitas kader.
Dalam pencalonannya, Ari Razak mengusung visi:
Mewujudkan HMPS PAP FIS-H UNM sebagai organisasi progresif melalui kaderisasi terstruktur dan gerakan kritis, responsif, serta berdampak nyata.
Visi tersebut menegaskan bahwa arah kepemimpinan ke depan akan berfokus pada penguatan sistem kaderisasi sebagai fondasi utama organisasi. Kaderisasi tidak lagi dipahami sekadar sebagai agenda formal, tetapi sebagai proses yang berjenjang dan berkelanjutan dalam membentuk kualitas, kapasitas, dan karakter kader HMPS PAP FIS-H UNM.
Sejalan dengan itu, pengembangan gerakan organisasi diarahkan agar lebih kritis dan responsif terhadap berbagai isu, baik di internal lembaga, lingkungan kampus, maupun masyarakat luas. HMPS PAP FIS-H UNM diharapkan tidak hanya menjadi ruang administratif, tetapi mampu hadir sebagai wadah yang peka terhadap realitas serta mampu menghadirkan langkah yang relevan dan berdampak.
Orientasi “berdampak nyata” menjadi penekanan utama dalam kepemimpinan ini. Setiap program kerja yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi harus mampu menghasilkan perubahan yang terukur dan dirasakan langsung oleh mahasiswa, khususnya di lingkup Pendidikan Administrasi Perkantoran.
Dalam sambutannya, Ari Razak menegaskan bahwa amanah kepemimpinan ini akan dijalankan dengan menitikberatkan pada penguatan sistem dan arah gerak organisasi.
“Kepercayaan ini adalah tanggung jawab bersama. Fokus kita bukan hanya menjalankan kegiatan, tetapi memastikan kaderisasi berjalan terarah dan setiap gerakan yang dilakukan memiliki nilai kritis, responsif, serta memberi dampak nyata,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen organisasi dalam mewujudkan arah tersebut.
“HMPS PAP FIS-H UNM harus menjadi ruang yang hidup, tempat kader dibentuk melalui proses yang jelas dan tempat gerakan dijalankan secara sadar dan berdasar,” tambahnya.
Musyawarah Besar ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum penegasan arah organisasi ke depan. Dengan visi kaderisasi yang terstruktur dan gerakan yang berdampak, seluruh elemen HMPS PAP FIS-H UNM diharapkan dapat bergerak dalam satu arah untuk mewujudkan organisasi yang lebih progresif. (Diva)












Leave a Reply