MAKASSAR, – Pilkada serentak 2024 sisa menghitung delapan bulan lagi. Munculnya calon kepala daerah di Sulsel, khususnya Pilgub Sulsel, ditanggapi Pengamat Politik dan Kebijakan Publik dari lembaga PKPK, M. Saifullah.
Ia kemudian membagi dua klaster terkait Pilgub Sulsel, yakni klaster calon yang berasal dari Kepala Daerah dan bukan Kepala daerah.
“Kalau soal Pilgub Sulsel, saya bagi 2 klaster yakni calon dari kepala daerah dan bukan. Yang saya bahas kali ini cuma klaster yang berasal dari kepala daerah, dan Ini berdasarkan hasil survei terbaru dari
Archi yah yang kemarin viral (Archi Research and Strategic-red),” kata M. Saifullah yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Sabtu 9 Maret 2024, Sore.
Diketahui, berdasarkan hasil survei Archi ada beberapa nama dari klaster kepala daerah yakni, Adnan Purichta Ichsan 11,21%, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) 8,48%, Danny Pomanto 8,01%, Rusdi Mappasessu (RMS) 7,32% dan Andi Sudirman Sulaiman dengan 7,06%. Selanjutnya ada
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin di angka 4,00% dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani 3,82%.
“Dari kepala daerah, ada RMS yang kuat apalagi hasil Pileg Nasdem juara di Sulsel. RMS sisa mencari Wakil yang kuat juga, bisa dari Nasdem sendiri atau luar Nasdem, seperti Syaharuddin Alrif kader Nasdem atau mungkin figur diluar Nasdem,” jelas M. Saifullah.
Selanjutnya masih dari klaster kepala daerah dari Golkar, Adnan, IAS dan Indah. Kata Saifullah, Golkar disini bisa rekomendasikan paslon dari internal Golkar sendiri tentunya.
“Berikutnya ada Andi Sudirman Sulaiman yang juga bisa berpasangan dengan Bupati Luwu Utara Indah,” jelas M. Saifullah.
Saifullah pun menegaskan, saat ini para calon yang memang niat maju tentunya masih memikirkan dua strategi utama yakni siapa dan bagaimana kekuatan pasangannya, dan partai apa yang bakal mengusungnya.
“Intinya saat ini masih sangat cair. Selanjutnya dari kepala daerah ada Danny Pomanto. Pak Danny sendiri bisa berpasangan dengan siapa saja jika dirinya dapat tiket maju. Bisa pasangan dengan Adnan atau mungkin dengan Pj pak Bahtiar yang namanya masuk dalam radar survei Archi,” jelas Saifullah.
“Bahkan karena masih cairnya, Danny bisa mengulang pilwalkot Makassar, berpasangan dengan Fatmawati Rusdi. Ini misalnya RMS tak mau maju. Adapun Danny-Fatma kan chemistry sudah klop karena pernah sepaket membangun Makassar. Jadi sekali lagi intinya masih cair semua,” tutup Saifullah. (**)
Mungkin, sering tak kita sadari, kata 'Pulang' kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 Universitas…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Pelaksanaan program donor darah yang digalakkan oleh Komunitas Passapeda (KOMPAS) Biringkanaya, akan kembali diadakan pada bulan…
WAHANAINFOTA, - secara resmi menutup rangkaian kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026 pada Ahad, 12 April 2026,…
MAKASSAR, - Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menyelenggarakan kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Walikota Makassar, Munafri Arifuddin menerima kunjungan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Pekka Kaihilahti di Balai Kota…