MAKASSAR, – Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar, Andi Ryan Adrianto, menanggapi serius insiden pelemparan kantor Perumda Parkir yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal.
Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi perhatian khusus manajemen Perumda Parkir karena menyangkut keamanan dan ketertiban di Kota Makassar.
“Yang terjadi di Perumda Parkir dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK). Kami sangat memperhatikan kejadian ini dan meminta kepada pihak kepolisian maupun aparat keamanan agar segera menangkap pelaku, sehingga kejadian serupa tidak terulang di kantor-kantor atau instansi lain di Kota Makassar,” ujar Andi Ryan Adrianto, Jumat, 16 Januari 2026.
Menurutnya, aksi pelemparan tersebut dapat memberikan contoh yang tidak baik dan berpotensi mengganggu rasa aman masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus ini.
“Kejadian seperti ini tentu berdampak pada keamanan kota. Kami tidak ingin Makassar dicitrakan sebagai kota yang rawan, sehingga proses penegakan hukum harus berjalan tegas dan transparan,” tambahnya.
Selain itu, pihak Perumda Parkir Makassar juga tengah menelusuri latar belakang serta motif terjadinya pelemparan tersebut. Namun, Andi Ryan menegaskan pihaknya akan menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
“Kami juga sedang menelusuri apa penyebab dan alasan di balik kejadian ini. Setelah pelaku ditangkap, kami ingin mendengar langsung penjelasan mereka terkait aksi pelemparan yang terjadi,” tutupnya.
Diketahui, telah terjadi perusakan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) terhadap Kantor Perumda Parkir Makassar yang berlokasi di Jalan Hati Mulia, pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 01.16 Wita dini hari.
Berdasarkan informasi yang diterima dari rekaman CCTV, para pelaku diduga berjumlah 14 orang dan sekitar 7 (tujuh) unit sepeda motor yang berboncengan.
Para OTK tersebut melakukan pelemparan ke arah kantor dan kemudian meninggalkan lokasi kejadian.
Atas kejadian tersebut, pihak Polsek Mariso telah menangani kasus ini dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti. Proses tersebut disaksikan oleh Kabag Pengelolaan Arfa Sain, Kabag Umum, Asra M, Korcam Hamzah, Korcam Syamsuddin Hadeng.
Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu buah batu. Akibat kejadian tersebut, terjadi kerusakan pada kaca pintu Kantor Perumda Parkir Makassar.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Situasi pascakejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. (**)
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…
MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…
Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…
Mungkin, sering tak kita sadari, kata 'Pulang' kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan…