WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto memginginkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kompak untuk menyukseskan program prioritas yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Makassar.
Salah satu yang menjadi perhatian utama Danny, yaitu Lorong Wisata yang tersebar di 15 Kecamatan se kota Makassar. Untuk itu, Wali Kota minta Lurah dan para Ketua RT/RW di bawah koordinasi Camat harus berperan lebih aktif lagi.
Senada dengan pernyataan Wali Kota Danny Pomanto, Kepala Dinas Tata Ruang dan bangunan Kota Makassar, Fahyuddin Yusuf mengatakan, dalam program Lorong Wisata alias Longwis, Distaru memiliki tanggungjawab seperti penataan lorong sesuai dengan maps (peta).
Selanjutnya, pendataan lorong terkait rumah-rumah yang memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan tidak.
Berikutnya, di dalam Lorong Wisata itu harus terdapat Metaverse yaitu dunia virtual tanpa batas yang saling terhubung. Ini dapat diakses menggunakan headset realitas virtual, aplikasi smartphone dan perangkat lainnya.
Kadis Tata Ruang dan Bangunan kota Makassar menjelaskan, lorong wisata di Makassar, nantinya dapat dilihat secara virtual, termasuk untuk mendapatkan informasi terkait keunggulan dan ciri khas dari lorong itu sendiri.
“Nah, ketiga program kami di Dinas Tata Ruang dan Bangunan kota Makassar tersebut yang telah kami terapkan dalam seluruh Longwis di kota Makassar ini,” beber Fahyuddin di ruang kerjanya, Jl Urip Sumihardjo No 08, Karuwisi Utara, Makassar, Senin (26/09/2022).
Lanjutnya, Lorong Wisata yang dijadikan percontohan terdapat di 15 Kecamatan. “Sedikitnya 1095 Longwis telah kami benahi, kalau lorong yang lainnya itu tergantung laporan dan progresnya di masing-masing SKPD,” ujarnya.
Saat ditanya oleh awak media terkait apa saja yang telah dilakukan Distaru kota Makassar di seluruh Longwis tersebut, Fahyuddin mengungkapkan, program ini berkelanjutan, jadi untuk pendataan lorong dan rumah-rumah berIMB dan tidak itu progresnya sudah 280 wilayah yang telah didata, begitu pun dengan lorong metaverse.
“Insya Allah, dalam 1 (satu) hingga 2 (dua) hari semua Longwis yang berjumlah 1095 lorong itu akan rampung semua,” tegas mantan Camat Tamalate ini.
“Program strategis dari Danny-Fatma yang dikemas dalam Lorong wisata ini, betul-betul bisa meningkatkan dan membangkitkan perekonomian masyarakat yang berada di lorong sehingga apa yang menjadi harapan dari Pemkot Makassar bisa segera terwujud,” imbuh Kadis Tata Ruang dan Bangunan kota Makassar. (*)
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…