WAHANA INFOTA, MAKASSAR — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar yang dipimpin oleh Kepala Dinas PU, Zuhelsi Zubir, bersama dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar menggelar pertemuan untuk membahas teknis Rencana Kegiatan Program Wali Kota Makassar, Low Carbon Inovasi Gammara’nami.
Pertemuan ini bertujuan untuk mendukung Gerakan Membangun Makassar Rendah Karbon dengan Bangunan Ramah Lingkungan, khususnya terkait Diklat Kepemimpinan Tingkat II.
Dalam pertemuan tersebut, diharapkan perencanaan kerjasama antara Dinas PU dan Dinas Pendidikan dapat sejalan dengan kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Salah satu fokus utama adalah pemasangan panel surya atau pembangkit listrik tenaga surya di seluruh sekolah negeri tingkat SD dan SMP.
Kadis PU, Zuhelsi Zubir mengatakan Program ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan efisiensi energi di lingkungan sekolah, sejalan dengan visi Pemkot Makassar untuk menjadi kota dengan emisi karbon rendah dan ramah lingkungan.
“Kami berharap kerjasama ini dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menjadikan Makassar sebagai kota rendah karbon,” ujarnya.
Dalam pertemuan yang membahas teknis rencana kegiatan Program Low Carbon Inovasi Gammara’nami, Zuhelsi Zubir mengungkapkan apresiasinya. “Kami berterima kasih kepada Dinas Pendidikan, terutama kepada Pak H. Muhyiddin dan timnya, atas kerjasama dan penerimaan yang sangat baik. Kami sangat senang dapat berbagi rencana kerjasama ini dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar, terutama dalam mendukung Program Makassar Low Carbon,” ujar Zuhelsi.
Salah satu poin utama dari kerjasama ini adalah pemasangan panel surya atau pembangkit listrik tenaga surya di beberapa titik, khususnya di sekolah-sekolah negeri tingkat SD dan SMP di Makassar. Program ini sejalan dengan visi Pemkot Makassar untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan efisiensi energi, menjadikan Makassar sebagai kota yang ramah lingkungan.
“Alhamdulillah, Dinas Pendidikan sudah memiliki program untuk memasang solar panel di beberapa titik. Kami berharap kerjasama ini bisa berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi kota kita,” tambah Zuhelsi.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi jejak karbon tetapi juga untuk mengedukasi siswa dan masyarakat tentang pentingnya energi terbarukan dan keberlanjutan lingkungan. Kerjasama antara Dinas PU dan Dinas Pendidikan diharapkan dapat mempercepat realisasi visi tersebut dan memberikan manfaat nyata bagi warga Makassar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar menyampaikan rasa senangnya atas kerjasama ini. “Kami dari Dinas Pendidikan sangat senang dengan adanya kerjasama ini. Dengan bantuan dan dukungan dari Dinas PU, kami bisa saling mendukung dalam merealisasikan program Wali Kota Makassar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan. (*)
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…
MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…
Saya tidak mengerti dengan kecendrungan orang-orang yang memilih minuman keras yang memabukkan sebagai pelarian saat ia dirundung masalah, ketika ia…
Mungkin, sering tak kita sadari, kata 'Pulang' kerap mereduksi kelelahan kita di tengah aktifitas keseharian, seolah mengirimkan pesan, ada ketenangan…