Categories: SKPD

Dinsos Minta Semua PKH Maksimalkan Turunkan Angka Prevalensi Stunting

MAKASSAR-Dinas Sosial Makassar meminta semua tenaga pendamping sosial Program Harapan Keluarga (PKH) Kota Makassar agar bekerja maksimal dan mendukung penurunan angka prevalensi stunting di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) itu.

Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Andi Pangeran Nur Akbar di Makassar, Rabu, menjelaskan kegiatan penguatan kapasitas pendamping sosial PKH rutin dilaksanakan sekali dalam sebulan.

“Kegiatan ini di helat sekali sebulan sebagai sarana monitoring dan evaluasi kinerja tenaga pendamping PKH,” ujarnya, pada Rabu (1/5/2024).

Andi Pangeran Nur Akbar mengatakan pertemuan dengan seluruh tim pendamping PKH dari 153 kelurahan dan 15 kecamatan di Makassar itu sebagai wadah untuk menyampaikan pendapat dan informasi kegiatan yang telah dilaksanakan pendamping PKH.

Beberapa fokus pendampingan oleh tim PKH yakni membantu dalam penurunan angka stunting yang sekarang digalakkan oleh Pemerintah Kota Makassar dengan menargetkan nol balita terdampak stunting.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Tenaga Pendamping Sosial Program Harapan Keluarga (PKH) Kota Makassar.

Dalam arahannya, Indira menyampaikan bahwa peningkatan wawasan tenaga pendamping sosial PKH sangat penting dalam mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Saya kira melalui pendamping PKH, tugas kita adalah membantu mewujudkan itu. Bagaimana kita turun ke lapangan, siapapun kita, tentu mau tingkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Indira juga menambahkan, kendati Kota Makassar terus mencatatkan berbagai prestasi dari berbagai aspek. Tidak dapat dipungkiri masih banyak juga permasalahan sosial yang perlu dituntaskan.

Termasuk yang menjadi perhatian besar Indira sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar adalah hadirnya tenaga pendamping PKH yang profesional sehingga dapat mendukung penurunan prevalensi stunting.

“Target Kota Makassar adalah nol kasus stunting, tentu ini adalah PR kita juga sebagai pendamping,” ucapnya. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • MAKASSAR TA'

Tuntaskan Upgrading, LPM Penalaran UNM Dorong Pengurus Implementasikan Nilai Penalaran dalam Kepengurusan LPM Penalaran UNM

WAHANAINFOTA, - secara resmi menutup rangkaian kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026 pada Ahad, 12 April 2026,…

4 hari ago
  • MAKASSAR TA'

Perkuat Kapasitas Organisasi, LPM Penalaran UNM Resmi Buka Upgrading Pengurus Harian Periode 2025/2026

MAKASSAR, - Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menyelenggarakan kegiatan Upgrading Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode…

4 hari ago
  • MAKASSAR TA'
  • SKPD

Bertemu Di Balaikota, Walikota Makassar Dan Dubes Finlandia Bahas Hal Ini

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Walikota Makassar, Munafri Arifuddin menerima kunjungan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Pekka Kaihilahti di Balai Kota…

4 hari ago
  • MAKASSAR TA'

Seru dan Penuh Kebersamaan, Turnamen Padel Jubel 2026 IKA17MKS Hadirkan 120 Pertandingan

MAKASSAR – Ikatan Alumni SMAN 17 Makassar (IKA17MKS) sukses menggelar Internal Tournament Padel Jubel 2026 sebagai ajang silaturahmi lintas angkatan…

4 minggu ago
  • Nasional

Pemkot Makassar Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda di Penghujung Ramadan

WAHANA INFOTA, MAKASSAR,- Di penghujung bulan suci Ramadan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika…

4 minggu ago
  • Nasional

Waspada Setelah Puasa, Dokter Koboi Ingatkan Lonjakan Diabetes, Hipertensi, dan Kolesterol Saat Pasca Lebaran

JAKARTA — Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi saat yang penuh kebahagiaan, silaturahmi, dan kehangatan keluarga Namun di balik…

1 bulan ago