WAHANA INFOTA — Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdulllah bersama Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb terlihat kompak di acara Musyawarah Daerah Ikatan Keluarga Masyarakat (IKM) Pare-Pare yang digelar di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (1/2/2020).
Sejumlah Tokoh yang juga hadir yakni Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe, Wali Kota Pare – Pare Taufan Pawe, Ketua IKM Pare – Pare Syamsu Mallarangeng, serta ratusan warga Pare – Pare dengan berbagai macam latar belakang profesi.
Nurdin Abdullah saat membuka acara ini menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Kota Pare – Pare menasbihkan posisinya sebagai kota jasa dengan pertumbuhan ekonomi yang membanggakan.
“Ini tentu tidak akan terjadi andai saja Pare -Pare tidak memiliki pemimpin yang visioner seperti Pak Taufan Pawe. Saya paham betul beliau, banyak melahirkan inovasi termasuk sinergi antara Pemprov dan Pemda membangun RS Regional dr Hasri Ainun Habibie. Insya Allah rumah sakit ini akan melayani warga kita dari kabupaten yang ada di sekitarnya termasuk pasien lainnya di kawasan timur Indonesia,” ujar Nurdin Abdullah.
Pada kesempatan ini, Nurdin juga banyak berkisah tentang pengalamannya saat masih remaja menempuh pendidikan di kota niaga.
“Pare – Pare itu kota kelahiran saya. Tentu banyak kenangan di masa kecil termasuk saat bersekolah dulu di SMPN 4 Pare -Pare. Sebagai anak kolong (anak tentara), dulu kerap ditinggal karena bapak sering pindah tugas. Namun, semua itu mampu kami jalani berkat tempaan kedisiplinan yang ditanamkan orang tua sejak kecil,” kisahnya.
Sementara itu, Iqbal Suhaeb kepada wartawan mengaku mendukung kegiatan Musda ini dan siap bersinergi untuk kepentingan bersama.
“Tentu saja kami mendukung dan akan selalu siap bersinergi. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkot Pare – Pare dan juga seluruh warga Pare – Pare, utamanya yang berdomisili di Kota Makassar. Keberhasilan berbagai program Pemkot Makassar tentu berkat dukungan seluruh masyarakat, termasuk warga Pare – Pare yang berdomisili di kota ini,” ujarnya.
Sementara itu, Wali kota Pare-Pare Taufan Pawe saat memberikan sambutan menegaskan Pare – Pare sebagai kota santri tempat kelahiran Presiden RI yang ke tiga BJ Habibie. “Tentu saja kami banyak terinspirasi dari Bapak Habibie dalam membangun kota Pare – Pare. Baik itu monumen cinta Habibie Ainun, Balai Ainun, termasuk juga rumah sakit regional dr Hasri Ainun Habibie,” lanjutnya.
Pada kesempatan ini, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe yang juga merupakan putra Pare – Pare banyak menyampaikan sejumlah isu nasional dan daerah yang menjadi perhatian Polda Sulsel.
Selain menjadi sarana untuk memberikan masukan perencanaan pembangunan di Kota Pare – Pare, Mubes ini juga mengagendakan pemilihan ketua umum. (*Sn)
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…