WAHANA INFOTA – Makassar, Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf menegaskan pentingnya mengedepankan aspek ketahanan nasional sebagai hal utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut diungkapkan saat merespon pertanyaan wartawan beberapa waktu lalu terkait munculnya bendera palu arit di lingkungan Kampus Universitas Hasanuddin.
“Saya ini alumni Lemhanas (Lembaga Ketahanan Nasional), tentu saja aspek ketahanan nasional adalah hal paling utama. Terkait yang ditanyakan itu (penemuan bendera paku arit) saya belum punya informasi yang cukup, namun tentu kita percaya aparat kita, intelijen kita akan bekerja untuk memastikan motifnya termasuk juga menemukan pelakunya” ujar Yusran saat memberikan jawaban.
Menurutnya, dalam merespon kejadian tersebut yang paling penting adalah mengetahui persoalannya sehingga bisa ditarik kesimpulan yang lebih jelas terkait tujuan dibalik kemunculan bendera tersebut.
“Saya kira yang paling penting mengetahui persoalannya, terkait hal itu tentu saja kita juga tunggu respon teman-teman di Unhas, secepatnya saya juga akan berkoordinasi dengan pak WR (Wakil Rektor) Tiga Unhas untuk menanyakan ini” jelasnya.
Yusran mengakui situasi di Makassar sejauh ini masih sangat kondusif, termasuk juga pada masa pandemi Covid-19 dimana aspek keamanan sangat terjaga. Yusran juga merespon ketika ditanya potensi munculnya radikalisme di Kampus merah tersebut.
“Mahasiswa itu memang harus kritis. Perbedaan pemikiran dikampus itu biasa, namun selama saya beraktifitas di Unhas, saya belum melihat ada gerakan menuju radikalisme. Jadi tidak ada toleransi jika terkait dengan radikalisme, apalagi jika itu berhubungan dengan ketahanan nasional” tegas Yusran. (*An)
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…