WAHANA INFOTA – Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan, DPRD Makassar, Abdi Asmara menyayangkan kabar pembatalan pelaksanaan F8 tahun ini. Menurutnya pemerintah kota Makassar harus bisa menjelaskan alasan dan penyebab pembatalan F8.
“Sebelum sampai ke DPRD, terlebih dahulu pemerintah kota harus bisa menjelaskan ke masyarakat terkait pembatalan F8, padahal sudah masuk dalam kalender pariwisata nasional”, ungkap Abdi Asmara, Senin(15/07/2019).
Lebih lanjut, dia menyebutkan, kegiatan rutin tiap tahun yang di inisiator oleh mantan walikota Makassar Moh.Ramdhan Pamonto, sangat diminati masyarakat. Terbukti pagelaran itu berlangsung tak pernah sepi pengunjung.
Dia juga meminta pemerintah kota, megutarakan program prioritas apa yang lebih penting dari pelaksanaan F8. Apalagi DPRD sudah menyetujui anggaran pelaksanaan F8 tersebut.
“Kita sudah setujui terus dibatalkan, pemkot harus bisa jelaskan pengalihan aggarannya akan diprioritaskan untuk apa, karena masuk dalam perubahan anggaran”, tuturnya. (**)
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…