oleh

Launching Visi Format MasaDPan, Teriakan Semangat Para Pendukung Sambut Kehadiran Danny

WAHANA INFOTA — Dengan gagahnya berpakaian kemeja putih dipadu dengan celana jeans. Bakal Calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto turun dari lantai dua dikediamannya. Saat melangkah turun ia langsung disoraki oleh para pendukungnya yang telah hadir menunggu di Hall Amirullah, Minggu, (2/2/2020).

Ketika naik dipanggung Danny Pomanto sapaan akrab dari Moh Ramdhan Pomanto langsung mengucap salam kepada semua warga yang hadir. Yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat diantaranya, Tokoh Cendikia, Tokoh Masyarakat, Tokoh Politik,RTRW, Penasehat Wali Kota dan komunitas loyalis DP.

” Alhamdulilah terimah kasih semuanya atas kehadiranta disini. Kami inginkan visi ini menjadi visi misi kita bersama kedepan Visi ini akan menjadi genderang perang dari perjuangan kita membangun Makassar dua kali tambah baik ,” ungkap Danny Pomanto pada acara Launching Visi Format Masadpanhi Kota Makassar di Hall Amirullah.

Danny mengatakan untuk menjalakan misi tersebut harus ada visi yang kuat. Yakni, pertama, revolusi sumber daya manusia, kedua percepatan reformasi birokrasi dan rekonstruksi ekonomi sosial budaya, dan ketiga adalah restorasi ruang kota.

Kembali pada pemaparan visinya Danny mengemukan bahwa dirinya tetap memakai slogan “Makassar Tetap Dua Kali Tambah Baik “. Tagline ini sama seperti ketika ia menjadi Wali Kota Makassar pada periode lalu.

“Pemimpin hadir untuk melayani masyarakat yang tertuang dalam visi dan misi berlandaskan kebutuhan masyarakat. Melalui monumental ini saya akan bersama masyarakat membangun kota Makassar. Judul visi dan misi saya adalah Makassar tetap dua kali tambah baik. Ini adalah tekad saya bersama rakyat,” kata Danny.

Danny mengutarakan sesuai pengalamannya memimpin Makassar. Jika masyarakat tidak boleh dirugikan dalam situasi apapun, termasuk momentum Pilkada. Maka dari itu, kata Danny masyarakat butuh kepastian dalam hal pembangunan dan kemajuan kota.

“Masyarakat Makassar butuh kepastian. Pemimpin tidak boleh hadir merugikan masyarakat. Saya percaya diri karena kemarin saya telah membangun kota bersama masyarakat. Masyarakat sudah capek dijanji, masyarakat Makassar butuh pemimpin yang pekerja dan punya program nyata memajukan kota Makassar,” kata Danny.

Danny juga kembali menjelaskan memimpin kota Makassar adalah tugas negara yang harus dilandasi niat tulus. Bukan memimpin kota Makassar dengan gaya memimpin perusahaan yang mementingkan keuntungan peribadi.

“Pemimpin harus hadir dari lorong, saya mau kedepan anak-anak lorong ter berdayakan mengambil peran akan kemajuan kota Makassar. Saya buka perjanji. Tetapi saya pekerja, ini bukan perusahaan dan film kartun, tetapi ini Negara yang harus dimajukan dengan karya yang jelas dan nyata,” tutup Danny. (**)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed