WAHANA INFOTA – Bayi mungil dari pasangan Mustakim dan Arini yang tergolong kurang mampu ini sempat mengalami 6 kali Step Berulang kali dan membutuhkan penanganan serius di Ruangan PICU. Namun soal jaminan BPJS atau pun Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang belum sempat diurus ini membuat bapak 5 orang anak ini akhirnya memasukkan anaknya ke Rumah sakit dengan jalur umum.
Bayi mungil ini sempat viral di beberapa media online dan Facebook tentang pembayaran rumah sakit yang sempat membengkak, Lantaran tak memiliki Jaminan BPJS-KIS Adanya pemberitaan untuk bantuan Donasi yang di posting oleh orang tua pasien, Akhirnya Dinas Sosial Kota Makassar mengunjungi Atifah di Rumah sakit Awal Bros Sabtu (19/1/19) kemarin.
Kasi Jaminan Kesejahteraan Sosial, Laheru mengungkapkan bahwa Dinas Sosial dalam hal ini peduli dengan masyarakat Kota Makassar, “Siapa saja yang merasa yang membutuhkan akan kami bantu, Seperti anak dari Mustakim dirawat di RS tanpa ada jaminan Apa Apa. Peran kami hanya membantu serta memudahkan pelayanan, ALHAMDULILLAH, kami pihak Dinsos sudah kordinasi ke RS bersangkutan untuk di beri kebijakan masalah pembayaran,” Ujarnya.
Sementara PLT Kadis Sosial Makassar, Iskandar Lewa berharap bahwa masyarakat Kota Makassar yang merasa belum memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) agar segera melengkapi administrasi di kelurahan setempat dan diteruskan ke Kantor Dinas Sosial Makassar. “Dengan Adanya kejadian yang di Alami Atifah, Kami himbau masyarakat agar jangan ragu untuk melapor ke Lurah agar bisa mendapatkan Kartu Indonesia Sehat,” Pungkas Kadis Sosial yang akrab di sapa Dg Emba Minggu (20/1).
Hingga berita ini turun, menurut informasi orang tua pasien, Bayi 7 bulan ini sudah mulai membaik, Iya mengaku bahwa pelayanan RS Awal Bros sangat baik,” Kata Mustakim. (**)
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D., menggelar pembicaraan strategis dengan…
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…