oleh

Danny : Pengemudi Ojol Akan Dilibatkan Pada Festival Smart Vaksinasi Covid-19

WAHANA INFOTA, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto telah mengagendakan Festival Vaksinasi Covid-19, dalam waktu dekat ini.

Dan direncanakan akan mengambil dua lokasi alternatif, di pelataran Anjungan Pantai Losari dan Tribun Lapangan Karebosi.

“Kita akan isi festival ini dengan ceramah agama sebelumnya. Karena diagendakan serangkaian dengan salat subuh berjamaah,” kata Danny Pomanto saat menerima kunjungan Serikat Media Sosial Indonesia (SMSI) Sulsel di kediamannya, Jalan Amirullah, Mamajang, Kamis (11/03/2021).

Dia belum menjelaskan secara detail teknis pelaksanaan vaksinasi itu. Sebab, masih dalam kajian. Akan disempurnakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) selaku OPD teknis terkait.

Karena nantinya, juga akan melibatkan unsur masyarakat lainnya. Seperti pengemudi ojek online (ojol).

“Kita akan atur mulai dari datang dan pulang nya penerima vaksin (masyarakat). Mereka akan gunakan jasa ojol. Kita akan kumpul, agendakan bersama teman-teman ojol bahas teknisnya,” terang Danny Pomanto.

“Jadwalnya (Festival Smart Vaksinasi) masih tentatif. Kita rencanakan nanti per pekan, setiap Sabtu dan Minggu. Rencana dekat-dekat ini, tapi ada info Pak Presiden akan datang, kita sesuaikan dan standby,” lanjutnya menambahkan.

Saat festival vaksinasi nanti, Danny Pomanto menjamin kualitas sosial distancing.

Dua hari sebelumnya, para penerima vaksin akan melalui tahapan screening secara digital.

“Jadi, mereka (penerima vaksin) akan menerima nomor kursi melalui screening itu. Kita jaga kualitas protokol kesehatan,” tuturnya.

“Ada yang menarik pada festival ini. Peserta akan tetap duduk di tempatnya masing-masing. Tidak lagi berpindah-pindah. Sebelum divaksin, kita beri mereka suplemen. Misalnya, kita kasih makan bubur kacang ijo,” tambah Danny Pomanto.

Pelaksanaan vaksinasi ini juga akan diperhadapkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Danny Pomanto akan meminta izin dan restu. Sebab, dia berencana melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah (door to door). Itu akan diatur melalui program Makassar Recover.

“Kita target setiap vaksinasi, 1.000 penerima vaksin. Satu vaksinator (nakes) tangani 5 penerima vaksin. Semoga kementerian nanti menyetujui vaksinasi door to door ini,” ucapnya berharap. (**)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed