WAHANA INFOTA — Untuk mempercepat dan meningkatkan tercapainya target pemerintah dalam mencapai inklusi keuangan, Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb kembali menegaskan kepada seluruh SKPD lingkup pemerintah kota Makassar agar semua transaksi menggunakan sistem elektronik.
Seruan ini di tekankan Iqbal saat menghadiri coffee morning di Baruga Anging Mamiri, Selasa (25/2/2020). Ia berharap cara ini dapat menjadi solusi dalam mengawasi maraknya kebocoran dana yang kerap menjadi polemik.
“Saat ini kita sudah masuk di era digital. Ayo kita upayakan semua pembayaran menggunakan e-money agar tidak ada lagi keributan di lapangan. Dengan menggunakan Link Aja sebagai aplikasi pembayaran setidaknya memudahkan warga untuk bertransaksi hanya dengan scan barcode di ponsel”,harap Iqbal.
Sebelumnya, orang nomor satu ini bersama Link Aja telah mengaplikasikannya di pasar Pa’baeng-baeng Makassar dengan mengedukasi penjual dan pembeli untuk memanfaatkan smart phonenya bertransaksi apa saja.
Olehnya itu Iqbal meminta kepada seluruh SKPD agar kegiatan pemerintahan menggunakan aplikasi Link Aja. Selain itu, para pedagang yang berjualan di Makassar juga di upayakan menggunakan Link Aja.
“Kemudahan ini karena hanya memainkan ponsel saja, tidak perlu lagi membawa sejumlah uang yang bisa mengundang tindak kejahatan” tuturnya.
Maylia Usmani District Manager Area Makassar Link Aja saat di konfirmasi membenarkan kerja sama tersebut. Iapun mengatakan bahwa secara perlahan akan melakukan sosialisasi ke masing-masing dinas dan juga para pengusaha agar dapat menggunakan aplikasi Link Aja.
“Link Aja bersama Pemkot Makassar sudah menjajaki kerjasama di awali di Pasar Pa’baeng-baeng dimana transaksi digital sudah mulai di berlakukan. Ke depannya para penjual di pantai Losari juga akan di edukasi termasuk para pedagang oleh-oleh khas Makassar serta sejumlah pengusaha lainnya”,ungkap Maylia.
Di tambahkannya dengan menggunakan aplikasi Link Aja bukan hanya memudahkan transaksi jual beli melainkan juga dapat membantu pendataan pemerintah misalnya absensi.
“Jadi di Link Aja itu bisa di gunakan untuk semua transaksi. Bukan hanya pembayaran tapi absensi misalnya juga bisa. Penyelenggara acara tinggal komunikasi ke pihak Link Aja lalu akan di buatkan barcode yang dapat di gunakan peserta untuk scan sebagai bukti kehadirannya dan akan langsung terinput di komputer”,jelasnya.
Dengan adanya kerja sama seperti ini di harapkan kinerja para SKPD di Pemerintah Kota Makassar bisa lebih maksimal dan proses transaksi di lapangan juga bisa terkontrol dengan baik. (*Sn)
JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…