WAHANA INFOTA – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kota Makassar dan sekitarnya mengakibatkan air sungai Jeneberang meluap dan menenggelamkan rumah warga yang bermukim disekitar bantaran dikelurahan Mangasa, dan kelurahan Parang Tambung kecamatan Tamalate, Selasa (22/01).
Dilansir dari keterangan lurah Parang Tambung Mahatir Tamzil, rumah yang terkena dampak meluapnya sungai Jeneberang sebanyak 300 kepala keluarga, serta mengahanyutkan rumah Daeng. Sakking, Daeng.Rapi, serta rumah Daeng. Mone.
“Ketiga rumah tersebut hanyut dibawa arus sungai beserta harta bendanya,” kata Tirta Panggilan lurah Parang Tambung. Sementara camat Tamalate Fahyuddin Yusuf yang juga berada ditempat kejadian mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk dilakukan penanganan dan pendirian dapur umum.
“Sejak pagi, para pengungsi korban luapan belum makan, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendirikan dapur umum, dan menurunkan bantuannya,” urai Fahyuddin. Akibat luapan sungai Jeneberang, merendam 300 rumah kepala keluarha di kelurahan Mangasa, dan kelurahan Parang Tambung. (**)
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…
MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…