Categories: MAKASSAR TA'

FGD Bersama Kapolda Sulsel dan GM PT Pertamina MOR VII, HMI Cabang Makassar pertanyakan Transparansi Anggaran Kegiatan

WAHANA INFOTA, MAKASSAR – Beberapa hari yang lalu seperti kita ketahui bahwasanya kebijakan pemerintah Indonesia dalam hal ini Presiden Jokowi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memicu terjadinya demonstrasi di seluruh tanah air.

Aksi demonstrasi terjadi di berbagai daerah di Indonesia tak terkecuali di Kota Makassar, hampir sepekan ini unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM masih terus dilaksanakan oleh berbagai macam lembaga kemahasiswaan dan lembaga kemasyarakatan.

Namun di tengah-tengah aksi unjuk rasa yang dilakukan diberbagai titik di Kota Makassar, Pengurus Badan Koordinasi (BADKO) HMI Sulselbar malah melaksanakan kegiatan diskusi disalah satu hotel termewah di Kota Makassar bersama dengan PT PERTAMINA MOR VII & POLDA SULSEL.

Kegiatan FGD yang dilaksanakan oleh Badko HMI Sulselbar tersebutpun pada hari Senin 5 September kemarin menuai sorotan dari kalangan alumni dan kader HMI khsusnya di daerah Sulawesi Selatan dan Barat karena kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan aksi-aksi unjuk rasa yang digelar di berbagai titik di Kota Makassar.

Menanggapi kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus Badko HMI Sulselbar di Hotel Mewah tersebut, Muhammad Rezi selaku Wasekum HMI Cabang Makassar angkat suara dan mengkritik kegiatan FGD tersebut “Menanggapi hal tersebut kami tentu bertanya-tanya anggarannya dari mana? Kok sampai di hotel mewah, kan masih ada warkop!” Ucap rezy

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar menyoroti kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam dan menuntut beberapa pernyataan sikap antara lain :

1. Meminta draf hasil diskusi dan rekomendasi hasil FGD untuk di teruskan ke seluruh Cabang di wilayah Badko HMI Sulselbar sebagai bentuk pertanggungjawaban.

2. Meminta HMI Badko Sulselbar untuk memberikan transparansi penggunaan anggaran kegiatan diskusi terkait dengan kenaikan harga BBM, yang melibatkan polda sulsel dan pertamina regional VII Makassar

3. Meminta Pengurus Badko HMI Sulselbar untuk mengklarifikasi sumber dana yang digunakan pada kegiatan FGD di Claro.

Karenanya, kami selaku kader HMI tentunya mempertanyakan semua hal tersebut sesuai poin diatas. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

1 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

1 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 bulan ago
  • Nasional

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…

2 bulan ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

2 bulan ago
  • MAKASSAR TA'

Semarak PPKn Diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026

MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…

2 bulan ago