WAHANA INFOTA – Atifah Putri Ramadhania, berusia 7 bulan anak keempat dari pasangan Bapak Mustakim & Ibu Arini yang tinggal di emperan ruko depan Kampus Universitas Negeri Makassar, jalan Tidung Raya, Makassar, Sulawesi Selatan terbaring sakit selama hampir kurang lebih seminggu.
Ananda Atifah sedang berjuang melawan sakitnya di ruangan PICU RS Awal Bros Makassar yang hingga saat ini masih dalam keadaan kritis. Bayi dari pasangan yang kurang mampu ini mengalami 6 X Step Berulang dan membutuhkan penanganan serius di Ruangan PICU.
Ananda Atifah terdaftar sebagai status umum. Dikarenakan ketika kartu Indonesia Sehat keluarganya terbit, ananda Atifah belum lahir. Saat ditemui awak media orang pasien mengaku pasrah, “Sekarang biaya rumah sakit terus membengkak. Biaya Ruangan, obat dan tindakan perawat Rumah Sakit mencapai 3 jt rupiah/hari,” Kata Mustakim Rabu (16/1/2019).
Kondisi keuangan kedua orang tua Atifah yang tidak mampu menanggung beratnya biaya Rumah sakit harus meminjam kesana sini. Diketahui bahwa orang tua Atifah hanya seorang pedagang es buah dan minuman blender yang penghasilannya tidak menentu, bahkan untuk makan sehari-hari saja tidak cukup.
Bayi umur 7 Bulan ini sebelumnya dirawat di RSIA Bahagian namun tidak memiliki alat PICU sehingga dokter menganjurkan untuk di tangani RS yang memiliki alat canggih.
“Saya, Mustakin berharap kepada pemerintah, dermawan untuk mengetuk pintu hati para donatur agar sekiranya berkenan memberikan bantuan dan uluran tangan agar kedua orang tua Atifah memiliki biaya pengobatan Atifah di rumah sakit Atas kebaikan dan kemulia’an hati para donatur, kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, Semoga rasa peduli dan bantuannya untuk Atifah menjadi catatan amal ibadah di hadapan Allah, serta mendapat balasan pahala yang berlipat ganda, Amiinn!,” Tutup Mustakin dengan wajah cemas. (Ril)
MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…
MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…
MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…
MALINO, 24 April 2026 Musyawarah Besar (Mubes) HMPS Pendidikan Administrasi Perkantoran FIS-H UNM yang dilaksanakan pada 24–26 April 2026 di…