oleh

Adakan Webinar Kewirausahaan, GenBI komsat UIN Hadirkan Marketing Pemasaran

WAHANAINFOTA, MAKASSAR – Generasi Baru Indonesia atau GenBi komisaruat UIN Alauddin Makassar adakan pelatihan Kewirausahaan melalui aplikasi zoom, Minggu (27/09/2020).

Kajian ini dihadiri dan dibuka langsung oleh wakil rektor III bidang kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar dan sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Saya sangat mengapresiasi penerima beasiswa Bank Indonesia yang telah melaksanakan fungsinya sebagai agen of change dan selalu bisa menangkap peluang serta tidak kehabisan energi untuk selalu berbagi dengan masyarakat umum terutama dengan mengadakan pelatihan-pelatihan yang bermanfaat” Kata Prof.Dr.Darussalam, M.Ag selaku rektor III bidang kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar.

Kajian dengan tema “Copywriting :Jurus jitu pemasaran di era pandemi ” dianggap sangat tepat untuk dibahas karena kita sedang berada di masa pandemi yang mengharuskan kita untuk mengikuti segala aturan dan trend yang terjadi di masyarakat termasuk trend bisnis yang menyangkut kegiatan pemasaran atau marketing.

“Dampak covid 19 ini menyerang banyak perusahaan, namun disisi lain ada juga beberapa bisnis yang justru meningkat seperti penjualan produk kesehatan dan penyedia conten digital juga tampaknya mendapat banyak pelanggan baru” kata Team Marketing of cicil.co.id, Mohd. Waldi B. Brukman selaku pemateri.

Copywriting menjadi cara yang bisa dilakukan terkait proses marketing agar bisnis kita tetap bertahan dan menarik pelanggan khususnya di masa pandemi

“Copywriting memiliki peran 80% dalam dunia bisnis karena dapat membuat pelanggan merasa bukan lagi ingin membeli sebuah produk tetapi harus membeli sebuah produk, tetapi masih banyak pelaku usaha yang kurang memahami bagaimana membuat Copywriting dengan benar, ” tambahnya.

Karena itu Mohd. Waldi B. Brukman selaku pemateri memberikan tips bagaimana membuat Copywriting yang tepat dimasa pandemi.

Beliau mengatakan ada beberapa tips yang bisa diterapkan antara lain : pertama jadilah lebih sensitif agar pelanggan merasa bahwa kita ikut merasakan apa yang mereka asakan khususnya di masa pandemi, kedua menjadi serius tidak menjadi muram, ketiga harus buat daftar kata-kata yang dihindari agar target konsumen tidak tersinggung, selanjutnya posisikan diri sebagai pendukung karena dimasa saat ini kita haru banyak-banyak slaing menyemangati dan saling support dan yang terakhir prioritaskan kontribusi bukan konvensi.

Kajian Kewirausahaan yang dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta ini, ditutup oleh dengan sebuah kutipan dari Napoleon Hill
“Segala sesuatu yang baik akan ditemukan dengan sendirinya ketika anda mulai melangkah” tutupnya. (**)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

News Feed