Categories: EKONOMIGAYA HIDUP

Melihat Tingginya Angka Peminat Kopi, Pemerintah Merencanakan Program Pendidikan Vokasi Kopi

Foto : viva

WahanaInfota.com Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berniat mengembangkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang fokus pada pemberdayaan komoditas kopi. Pengembangan dilakukan memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kopi yang permintaannya kian meningkat.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin menjelaskan pengembangan juga dilakukan untuk menjalankan perintah Presiden Joko Widodo. Presiden ingin kurikulum pendidikan di tingkat SMK mengikuti perkembangan zaman.

Kopi dipilih lantaran permintaan masyarakat ke depan sudah beralih ke produk berbasis gaya hidup. Apalagi, nilai ekspor kopi Indonesia tengah meroket.

Data Kementerian Perindustrian mencatat, total produksi kopi tahun lalu ada di angka 637,5 ribu ton atau meningkat 36,27 persen dari tahun sebelumnya yang 467.790 ton.

“Perlu disadari perekonomian Indonesia ini berbasis komoditas, jadi perlu diatur dari hulu hingga hilirnya. Dari pembudidayaan hingga pengolahannya. Bahkan, kami berharap SDM ini bisa menjadi barista yang unggul,” terang Rudy di Rembuk Nasional Kemandirian Ekonomi untuk Indonesia Maju, Manado, Sabtu (27/10).

Rudy mengatakan ada satu proyek percontohan SMK kopi sudah dimulai dikembangkan pemerintah di Bandung sejak Juli kemarin. Di SMK tersebut, siswa yang belajar bisa mendapatkan enam sertifikasi di bidang kopi setelah lulus.

Di tahun pertama saja, siswa sudah mendapatkan dua sertifikasi. Sehingga, ketika siswa putus sekolah di tengah jalan, mereka masih bisa mencari pekerjaan.

Rudy juga bilang, peminat sekolah ini cukup tinggi karena permintaan industri akan barista profesional juga banyak. Selain itu, perputaran SDM (turnover) barista juga banyak. Rata-rata barista yang sudah bekerja minimal empat bulan sudah bisa membuka kedai kopi sendiri. (**)

Wahana Infota

Recent Posts

  • MAKASSAR TA'
  • Nasional

PerBPOM No5/2026 Perkuat Pemerataan Akses Obat Aman dan Bermutu di Indonesia

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat pembangunan ekosistem self-care atau swamedikasi yang aman, cerdas, dan bertanggung…

1 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Diperkuat Ferdinand “The Dragon” Sinaga, Dokter Koboi FC Kuda Hitam Walikota Makassar Cup 2026

MAKASSAR – Turnamen sepak bola bergengsi Wali Kota Makassar Cup 2026 dipastikan akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Salah satu…

2 minggu ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

3 minggu ago
  • Nasional

PHY-3DSCELS: Tim Mahasiswa Unhas Kembangkan Terapi Preeklamsia Berbasis Sawit untuk Ibu Hamil

WAHANA INFOTA, MAKASSAR - Tim mahasiswa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi terapi preeklamsia berbasis kelapa sawit melalui ajang Lomba Riset Tingkat…

4 minggu ago
  • Nasional

Langkah Strategis BPOM RI di Malaysia: Memperkuat Arah Pengembangan Teknologi Sel dan Gen Global

MALAYSIA - Taruna Ikrar selaku Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melakukan kunjungan resmi bersama delegasi…

4 minggu ago
  • MAKASSAR TA'

Semarak PPKn Diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026

MAKASSAR, Kegiatan Semarak PPKn yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn FIS-H UNM Periode 2025–2026 akan dilaksanakan pada hari…

1 bulan ago